sertakemampuan seseorang untuk mengkritik diri sendiri. Kecerdasan intelektual (IQ) memegang peranan penting dalam dunia pendidikan terutama dengan adanya kecerdasan emosional (EQ) dan kecerdasan spiritual (SQ). Goleman (2015) membagi kecerdasan emosional ke dalam 5 (lima) indikator yaitu tiga indikator berupa kompetensi emosional
Teori teori Perkembangan Kognitif Menurut Para Ahli. 1. Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget. a. Tahapan Sensorimotor (Terjadi pada anak usia 0 - 2 tahun) b. Tahapan Pra Operasional (Terjadi pada usia 2 -7 tahun) c. Tahapan Operasional Konkrit (Terjadi pada usia 7 - 11 tahun) d. MenurutGoleman (2017), kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang mengatur emosi, menjaga emosi, dan pengungkapan melalui kesadaran diri, pengendalian diri, empati, motivasi diri, dan keterampilan sosial. Meskipun tidak seterkenal kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional berperan penting dalam mengenali emosi yang kamu rasakan.hidupnyadi masa depan. Kecerdasan seseorang di masa depannya bukan hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual melainkan juga ada hal lain yaitu kecerdasan emosional. Kecerdasan emosional seseorang yang baik diungkapkan sesuai dengan teori dari Salovey dan Mayer (1990), menurutnya terdapat empat aspek kecerdasan emosional antara lain:
Abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan intelektual dan kecerdasan spiritual dalam mendeteksi Fraud. Penelitian ini dilakukan di kantor Inspektorat se-Luwu Raya Uk15,5x23 cm ISBN 978-602-51306-1-8 1. Pendidikan I. Judul 370 f MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN YANG EFEKTIF Prof. H. Udin Syaefudin Sa'ud, Ph.D. (Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung) Diyakini bahwa kotak hitam (black box) pendidikan ada di ruang kelas, lebih khusus ada pada proses pembelajaran.KAJIANEMPIRIS ATAS PERILAKU BELAJAR DAN KECERDASAN EMOSIONAL DALAM MEMPENGARUHI STRES KULIAH MAHASISWA AKUNTANSI. Brevet 115. Abstrak Kecerdasan emosional meningkat sesuai dengan bertambahnya umur dan pengalaman karena itu penelitian ini dilakukan untuk mahasiswa, karena suasananya, kebutuhannya, pergaulannya, dan kematangannya sangat berbeda
.