Connection timed out Error code 522 2023-06-15 080235 UTC What happened? The initial connection between Cloudflare's network and the origin web server timed out. As a result, the web page can not be displayed. What can I do? If you're a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you're the owner of this website Contact your hosting provider letting them know your web server is not completing requests. An Error 522 means that the request was able to connect to your web server, but that the request didn't finish. The most likely cause is that something on your server is hogging resources. Additional troubleshooting information here. Cloudflare Ray ID 7d7949e8cc4e0e58 âą Your IP âą Performance & security by Cloudflare
Bajukurung moden awie.kembang gitu. Pola kurung moden (dewasa) pola ini terkandung: A) pola badan (hadapan) b) pola badan (belakang) c) pola tangan rujukan cara penggunaan pola awie manik: . Pola baju kurung depan dan belakang (awie manik) dress sewing patterns, clothing patterns. Selain itu, pola pakaian pelbagai jenis rekaan untuk wanita .FilterPerlengkapan Pesta & CraftKerajinan TanganMainan & HobiMainan Anak - AnakFashion WanitaPerhiasan WanitaMasukkan Kata KunciTekan enter untuk tambah kata produk untuk "jenis manik manik" 1 - 60 dari / Mutiara Sintetis / Mutiara Berat 4 MM Part 1 Central 7 rb+Admutiara sintetis/mutiara berat/mutiara manik/uk 5mm/per 15 gr - abu BaratCANTIKA KREASI 2 rb+Ad60 Pcs Manik Manik Mote Pastel Mote Susu Motif Love Bunga BaratCraft Official 750+AdMote Manik Manik Mute Isi Clear Bening Aneka Macam Monte Bintang BaratLock 1 rb+Ad20 gr Manik Susu Bulat Mote Manik Pastel Manik BaratTanjoeng 250+JUMBO MANIK MANIK BATU PECAH ASLI PANJANG 90CM TERSEDIA BERBAGAI BadungNK 1MANIK BATU PECAH ASLI PANJANG 90 CM TERSEDIA BERBAGAI JENIS BadungNK GemstonesTerjual 4Batu Alam Jenis Jasper Manik UtaraBeads JewelleryBaru 12 Jenis Manik-Manik Bentuk Bunga / Bintang / Hati / Bulat PusatNdari StorePreOrderPc Alat Jarum Rambut Ekstensi Bahan Kayu Untuk Semua Jenis BaratPowerCell PhoneStore
Selainmenyenangkan, ada banyak manfaat meronce bagi anak usia dini, lho. Meronce adalah satu satu kegiatan yang menarik bagi anak, karena menyusun dan merangkai benda dengan tali dan beberapa manik-manik. Mama Papa bisa memilih bentuk dan ukuran manik-manik sesuai dengan usia si kecil agar lebih aman.. Tidak hanya sekadar menyusun berbagaiMerasa cemas dalam situasi yang menegangkan atau saat ada peristiwa yang penuh tekanan tentu wajar saja. Akan tetapi, beberapa orang mengalami kegelisahan parah dan perubahan suasana hati yang sangat drastis tanpa sebab. Hal ini bisa terjadi akibat gangguan mental tertentu. Namun, ada banyak gangguan yang ditandai dengan gejala tersebut. Di antaranya yaitu serangan panik, manik, dan psikotik. Lalu bagaimana caranya membedakan gejala serangan panik, manik, dan psikotik? Simak di bawah ini. Perbedaan gejala serangan panik, manik, dan psikotik 1. Serangan panik Serangan panik atau panic attack, terjadi secara spontan dan bukan sebagai reaksi dari sebuah situasi yang penuh tekanan. Serangan panik terjadi tanpa alasan dan tidak dapat diprediksi. Selama gejala serangan panik berlangsung, orang yang mengalaminya akan terjebak dalam teror dan ketakutan yang luar biasa hingga merasa seperti akan mati, kehilangan kendali atas tubuh dan pikiran, atau mengalami serangan jantung. Penderita juga akan diteror perasaan khawatir terhadap munculnya serangan panik selanjutnya. Gejala serangan panik berbeda-beda pada setiap orang, tapi secara garis besar Anda mungkin mengalami Jantung berdebar Berkeringat Gemetar Sesak napas Sakit dada Mual Pusing Menggigil Kesemutan Depersonalisasi seolah hal-hal di sekitarnya tidak nyata atau sensasi seperti keluar dari tubuhnya sendiri Takut mati 2. Manik Episode manik bisa termasuk bagian dari gangguan bipolar atau jenis depresi lainnya. Berbeda dengan serangan panik, periode manik cenderung tahan lama. Bagi seseorang yang mengalami ini untuk pertama kalinya, hal ini bisa meningkatkan kecemasan sehingga beberapa gejala serangan panik juga bisa muncul. Gejala manik yang paling sering muncul antara lain Merasa terlalu antusias dan bersemangat Sangat sensitif dan mudah tersinggung Banyak makan Hanya tidur sebentar, tapi tetap bertenaga seolah-olah tidak butuh tidur Bersikap gegabah dan melakukan kegiatan-kegiatan yang berisiko tanpa pikir panjang Berbicara dengan sangat cepat dan mengubah topik pembicaraan dari satu topik ke yang lainnya tidak nyambung Tidak bisa berpikir jernih Anda bisa juga dapat melihat hal-hal aneh dan mendengar suara-suara misterius yang sebenarnya tidak ada Cara terbaik adalah menemui psikiater dokter spesialis kesehatan jiwa untuk mendapatkan diagnosis depresi manik yang tepat. Kondisi ini bisa diobati dengan perawatan yang tepat. 3. Psikotik Psikotik adalah istilah medis yang merujuk pada keadaan mental yang terganggu oleh delusi atau halusinasi. Delusi adalah kesalahpahaman atau pandangan yang keliru terhadap suatu hal, sementara halusinasi adalah persepsi kuat atas suatu peristiwa yang dilihat atau didengar padahal sebenarnya tidak ada. Psikotik adalah pencetus utama dari banyak gangguan mental termasuk skizofrenia, depresi, gangguan skizoafektif dan gangguan bipolar. Biasanya ini berlangsung selama beberapa jam sampai beberapa hari tapi tidak lebih dari sebulan. Kondisi ini memiliki beberapa gejala seperti Delusi Halusinasi Bicara meracau Tidak bisa berpikir jernih Perilaku yang sangat tidak terorganisir atau katatonik Karena kondisi fisik dan psikis setiap orang berbeda, cara terbaik untuk memastikan apakah Anda mengalami gejala serangan panik, manik, atau psikotik adalah dengan periksa ke dokter. Dokter bisa menentukan diagnosis supaya Anda bisa mulai perawatan yang tepat bagi kondisi Anda. 1Pakej pelbagai jahitan manik ekslusif -RM900 (6sesi- 24JAM) Bahan-bahan yang disediakan: *Nota *Pelbagai jenis Manik *Bekas isi manik *1 paket Jarum manik saiz no.12 *Benang putih basic *Kain kosong. Jenis-jenis cara kerja · Jahitan manik basic · Jahitan manic sampai mahir · Jahitan manic tabur · Jahitan manic roping - 1line, 2line Oleh Pilipus Kopeuw â Manado, Senin 30 Maret 2020 â Jam wita Salah satu karya budaya manusia yang telah diciptakan sejak masa prasejarah adalah manik-manik. Menurut Encyclopedia Americana Vol. 3, 1967 394-395 manik-manik yang dalam bahasa lnggris disebut âbeadsâ, berasal dari bahasa lnggris Tengah bede yang artinya âprayer âobject of worshipâ; benda untuk memuja. Awalnya manik-manik dikaitkan dengan amulet atau talisman benda berkekuatan gaib/jimat sesuatu yang berhubungan dengan religi dan upacara. Manik-manik kemudian juga dihubungkan dengan perdagangan dan telah dikenal sejak jaman prasejarah. Manik-manik dibuat dari berbagai macam bahan seperti batuan, glass, logam, batu koral, gems batuan permata, moluska, dan kayu. Manik-manik dibuat dalam berbagai bentuk warna, pola hias, dan ukuran. Manik-manik sebenamya sudah lama dikenal di Indonesia, dan hingga kini tetap merupakan salah satu alat hias, alat untuk membangkitkan daya tarik tertentu, yang popular di Indonesia. Sayang sekali, penelitian ilmiah yang serius mengenai posisi dan fungsi manik-manik dalam berbagai suku bangsa di Indonesia ini masih sangat langka, bahkan hampir tidak ada. Oleh karena itu tidak banyak data yang ada pada kita mengenai posisi dan fungsi manik-manik dalam masyarakat di lndonesia. Diketahui bahwa manik-manik kemudian memiliki daya pikat dan pesona yang kuat dalam kehidupan manusia, tidak hanya benda perhiasan, tetapi pada kelompokkelompok masyarakat tertentu digunakan sebagai jimat, sarana upacara ritual, bekal kubur, lambang status sosial pemakainya, dan lain-lain. Sebagai obyek keindahan, manik-manik mengundang kekaguman dan sekaligus juga sentuhan-sentuhan daya cipta untuk menghasilkan keindahan baru, baik keindahan murni maupun keindahan yang menjurus ke perancangan seni terapan atau desain. Berlandaskan kekaguman dan sentuhan-sentuhan artistik-estetik ini manik-manik menjadi punya nilai, yang dapat ditangkap melalui penginderaan mata nilai visual, dan dapat diukur berdasarkan kaidah-kaidah seni rupa dan desain. Kehadiran artefak manik-manik sebagai data arkeologi adalah bukti tentang perjalanan panjang dan pencapaian peradaban manusia, diperkirakan telah hadir menemani manusia, sejak masa prasejarah yaitu ketika manusia menempati gua dan ceruk-ceruk alam sebagai tempat tinggal. Asumsi ini terutama didasarkan pada temuan manik-manik jenis moluska dari situs-situs gua dan ceruk. Data tersebut memberikan pengertian bahwa manusia prasejarah awal Holosen telah melengkapi dirinya dengan kebutuhan yang sifatnya estetika. Melalui data, manik-manik dapat mengungkapkan dan bercerita banyak tentang berbagai hal antara lain berkenan dengan aspek; penghunian, gagasan, teknologi, perdagangan, perindustrian, apresiasi seni, pengaturan sosial, dan kepercayaan magis-religius. Beberapa laporan penelitian arkeologi menyebutkan bahwa temuan manik-manik tertua berbahan kerang yang ditemukan di sejumlah situs gua, seperti di situs Leang-Leang di Sulawesi ditemukan artefak berbahan moluska, gigi dan taring untuk dipakai sebagai perhiasan kalung. lndikasi tersebut menunjukkan bahwa artefak ini dalam konteks masa prasejarah. Temuan sejenis juga dilaporkan dari Situs Gua Mangkulirang, Kutai Timur, Kalimantan, termasuk yang ditemukan di situs guagua di Jawa Timur dan sekitarnya yang berada di lingkungan kawasan karst. Persebaran temuan manik-manik semakin meningkat di era neolitik yang kemungkinan didistribusikan oleh kelompok manusia Austronesia yang bermigrasi ke Nusantara. Pada periode neolitik menjadi titik balik persebaran manik-manik terutama manik-manik kaca sebagai salah satu komoditi perdagangan yang kita kenai dengan istilah silkrood hingga makin meluas memasuki abad sejarah. Para peneliti yang pernah membahas manik-manik Indonesia antara lain G. Rouffaer, A. W. Nieuwenhuis, van der Sleen, Th. a Th van der Hoop, J. R. I. Panggabean, dan Sumarah Adhyatman. Sebagian besar dari para penulis ini menguraikan manik-manik berdasarkan bentuk dan pola hiasnya, tanpa menghubungkan dengan ekskavasi arkeologi. Van der Hoop 1932 yang pertama mengupas manik-manik berdasarkan konteks ekskavasi dan analisis kimiawi. Panggabean 1977, 1982, 1983, 1985a, 1985b menguraikan manik-manik berdasarkan hasil ekskavasi arkeologi di berbagai tempat dan melakukan analisis kimiawi. Sedangkan Sumarah Adhyatman menulis buku tentang Manik-manik di Indonesia 1993 yang menguraikan manik-manik dari Indonesia dan perbandingannya dengan temuan-temuan dari luar Indonesia. Dalam sebuah artikel tentang aneka dan fungsi manik-manik di Jawa Tengah dijelaskan tentang fungsi manik-manik. Berdasarkan data etnografi peranan manik-manik dapat berfungsi sebagai berikiut Perhiasan yaitu dapat dipakai sebagai gelang dan kalung;Simbol status sosial yaitu yaitu berdasarkan pada banyak sedikitnya manik-manik yang dimiliki;Sebagai tanda atau pentunjuk usia si pemakaiUsia 15 tahun â 25 tahun mengenakan manik-manik berwarna merah dan 25 tahun â 30 tahun mengenakan manik-manik berwarna merah dan 30 tahun keatas mengenakan manik-manik berwarna bala an petunjuk atau pertanda kegadisan si pemakai;Sebagai sarana untuk perdagangan barter;Manik-manik sebagai salah satu atribut yang dikenakan pada upacara keagamaan dan penguburan jenazah; Manik-manik sebagai bekal kubur berwarna coklat kemerahan yang diletakkan di tempayan, terdapat di Plawangan Jawa Tasbih, bagi umat Islam digunakan untuk menghitung ungkapan kebesaran Allah, sedangkan bagi umat Katholik penggunaan Tasbih untuk disebut Rosario; Manik-manik masa sekarang banyak digunakan untuk melengkapi busana yang disesuaikan dengan pakaian yang dkenakan;Manik-manik yang digunakan untuk kesenian, terdapat pada hiasan kuluk mahkota, kemben, kalung, dan hiasan baju pada wayang;Manik-manik yang digunakan untuk tata rias pengantin antara lain mahkota, cunduk mentul, kalung dan kelat bahu;Manik-manik yang digunakan untuk menghiasi benda pusaka keris, yang letaknya pada bagian pendhoknya pnri, Pada suku Dayak di Kalimantan terkenal dengan manik-maniknya yang dijadikan oleh-oleh khas Kalimantan. Namun dibalik cantiknya manik-manik tersimpan cerita dan sejarah. Dahulu manik-manik dijadikan baju oleh suku Dayak. Pada saat itu, orang Dayak belum mengenal kain, sehingga mereka menyambung batu-batu kecil untuk kemudian dijadikan pakaian. Inilah cikal bakal pakaian adat khas suku Dayak. Namun sekarang, pengrajin menggunakan manik-manik dan bukan batu. Suku Dayak tidak hanya merangkai batu-batu menjadi hiasan, makna dari manik-manik itu ada pada warnanya. Warna yang paling sering digunakan adalah merah, biru, kuning, hijau dan putih, yang masing-masing memiliki makna. Manik-manik warna merah menunjukkan semangat hidup orang Dayak;Manik-manik warna biru artinya sumber kekuatan dari segala penjuru yang tidak pernah luntur;Manik-manik warna kuning adalah symbol keagungan dan keajaiban;Manik-manik warna hijau berarti kelengkapan isi alam semesta;Manik-manik warna putih mempunyai arti kesucian iman pada sang pencipta;Manik-manik dari batu kecubung untuk penawar penyakit atau penawar racun dari hewan;Manik-manik dari batu akik bermakna untuk menyembuhkan penyakit dan membuat panen berhasil;Manik-manik model tapak jalak untuk cendramata, karena dipercaya membawa keslamatan bagi pemakainya saat melakukan perjalanan jauh;Manik-manik juga merupakan simbol untuk mengusir kekuatan jahat Avisena, 2018. Artikel ini akan membahas berbagai jenis manik-manik yang cukup populer dan fungsinya yang bisa membuat Anda terkagum-kagum. Mulai dari manik-manik kristal yang memantulkan cahaya dengan indah hingga manik-manik keramik yang memberikan sentuhan tradisional pada aksesori Anda. Manik merupakan warisan berharga yang diwarisi turun temurun sebagai harta pusaka keluarga bagi kaum peribumi Sabah dan Sarawak. Manik mempunyai keindahan dari segi reka bentuk dan warnanya. Setiap jenis manik mempunyai reka bentuk dan fungsi yang tersendiri mengikut sosio-budaya kaum. Sesetengah manik dianggap sebagai azimat dan istimewa sebagai perantara yang penting untuk sesuatu upacara keagamaan mengikut kepercayaan dan adat resam yang diwarisi oleh masyarakat tertentu. Berdasarkan rekod-rekod arkeologi di Malaysia membuktikan bahawa manik merupakan sebahagian daripada komoditi dagangan utama suatu ketika dahulu berdasarkan jumpaan di tapak-tapak arkeologi. Manik yang dijumpai mempunyai persamaan dengan manik-manik yang ditemui di beberapa tempat di Asia Tenggara dan juga India Selatan, Afrika dan Mediterranean. Penulisan ini merujuk kepada reka bentuk manik di Sabah dan Sarawak dimana menghuraikan mengenai rupa bentuk, warna dan kegunaannya. Figures - uploaded by Zuliskandar Bin RamliAuthor contentAll figure content in this area was uploaded by Zuliskandar Bin RamliContent may be subject to copyright. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free Seminar Antarabangsa Ke-3 Arkeologi, Sejarah Dan Budaya Di Alam MelayuARKEOLOGI,SEJARAH DANBUDAYAARKEOLOGI,SEJARAH DANBUDAYABilik Senat & Bilik Majlis, 23 & 24 Disember 2014Universiti Kebangsaan MalaysiaEditorZuliskandar RamliMohd SamsudinNik Hassan Shuhaimi Nik Abdul RahmanRos Mahwati Ahmad ZakariaMohd Rohaizat Abdul WahabEditorZuliskandar RamliMohd SamsudinNik Hassan Shuhaimi Nik Abdul RahmanRos Mahwati Ahmad ZakariaMohd Rohaizat Abdul WahabEditorZuliskandar RamliMohd SamsudinNik Hassan Shuhaimi Nik Abdul RahmanRos Mahwati Ahmad ZakariaMohd Rohaizat Abdul WahabIkatan Ahli Arkeologi Malaysia IAAMIkatan Ahli Arkeologi Malaysia IAAM9789832 457770ISBN 978-983-2457-77-0 ARKEOLOGI, SEJARAH DAN BUDAYA Prosiding Seminar Antarabangsa Ke-3 Arkeologi, Sejarah dan Budaya di Alam Melayu Bilik Senat & Bilik Majlis, Universiti Kebangsaan Malaysia, Bangi 23 - 24 Disember 2014 Editor Zuliskandar Ramli Mohd Samsudin Nik Hassan Shuhaimi Nik Abd. Rahman Ros Mahwati Ahmad Zakaria Mohd Rohaizat Abdul Wahab Kumpulan Kebudayaan, Kesenian & Warisan Alam Melayu ATMA & Pusat Pengajian Sejarah, Politik dan Strategi FSSK Universiti Kebangsaan Malaysia Kluster Sejarah, Warisan dan Sosio Budaya MPN & Ikatan Ahli Arkeologi Malaysia IAAM Institut Alam dan Tamadun Melayu ATMA Universiti Kebangsaan Malaysia 43600 UKM, Bangi, Selangor Darul Ehsan © Institut Alam dan Tamadun Melayu ATMA, UKM 2014 Hak cipta terpelihara. Tiada bahagian daripada terbitan ini boleh diterbitkan semula, disimpan untuk pengeluaran atau ditukarkan ke dalam sebarang bentuk atau dengan sebarang alat juga pun, sama ada dengan cara elektronik, gambar serta rakaman dan sebagainya tanpa kebenaran bertulis daripada Institut Alam dan Tamadun Melayu ATMA, UKM. Cetakan Pertama, 2014 Dicetak di Malaysia oleh S&T PHOTOCOPY CENTER Jalan Reko, Sungai Tangkas 43000 Kajang, Selangor. ISBN 978-983-2457-77-0 Perpustakaan Negara Malaysia Data Pengkatalogan-dalam-Penerbitan Seminar Antarabangsa Arkeologi, Sejarah dan Budaya di Alam Melayu Ke-3 2014 Bangi, Selangor ARKEOLOGI, SEJARAH DAN BUDAYA Prosiding Seminar Antarabangsa Ke-3 Arkeologi, Sejarah dan Budaya di Alam Melayu, Bilik Senat & Bilik Majlis, Universiti Kebangsaan Malaysia, Bangi 23-24 Disember 2014 / Editor Zuliskandar Ramli, Mohd Samsudin Nik Hassan Shuhaimi Nik Abdul Rahman, Ros Mahwati Ahmad Zakaria, Mohd Rohaizat Abdul Wahab ISBN 978-983-2457-77-0 1. Archeology and History-Malaysia-Congresses. 2. Civilization, Malay-Malaysia-Congresses 3. Zuliskandar Ramli I. Mohd Samsudin II. Nik Hassan Shuhaimi Nik Abdul Rahman III. Ros Mahwati Ahmad Zakaria IV. Mohd Rohaizat Abdul Wahab V. 986 Kandungan Zuliskandar Ramli - Petempatan Masyarakat Pesisir Prasejarah TumpuanTerhadap Masyarakat Prasejarah Di Negeri Johor Bahagian I BAHASA, LINGUISTIK DAN KESUSASTERAAN 2. Muhammad Nur Latif - Rekonstruksi Fenom Purba Dialek Bentong 27 Manu J. Widyaseputra - MÄyÄ-SulĆ«k-LÄ«lÄ Hermeneutik Wayang Dalam Tradisi Jawa Dan Perubahan Sosial Muhammad Salman Palewai, Siti Rogayah Fariza Md Sham & Zulkefli Aini - Mesej Keikhlasan dalam Novel Negeri Lima Menara Lukman - Model Pembelajaran Kooperatif Dengan Teknik Peer Feed-Back Dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Karya Ilmiah Mahasiswa Kajian Eksperimental Fajar Wijanarko - Sastera CÄtha-Asthabrata Dualisme Rajadharma dan Rajaniti Dalam Ramayana Asriani Abbas - Documenting Passive-Voice of Makassarese Language as The Representative of Preservation Of Vernaculars in South Sulawesi Kamsinah, - Prinsip-prinsip Kesemestaan Dalam Pembentukan Kalimat Pasif Bahasa Indonesia Mohd Sabri Hasan, Shahrul Azman Mohd Noah & Nazlena Mohamad Ali - Teknik Ringkasan Isi Utama Berdasarkan Ciri Kata Bagi Pengecaman Ayat Terpenting Dalam Dokumen Berita Bahasa Melayu Muhammad Darwis, & Kamsinah, M. HUM - Sokongan Bahasa Indonesia Terhadap Pengembangan Bahasa Bugis Kasus Penggunaan Bahasa Bugis Pada Media Sosial Fesbuk Nurhayati, - Sikap Bahasa Perempuan Karier Terhadap Penggunaan Bahasa Mamuju dan Bahasa Indonesia di Kota Mamuju Provinsi Sulawesi Barat Abbas, - Refleksi Idealisme Perempuan Indonesia Dalam Novel Layar Terkembang Karya Sutan Takdir Alisyahbana Nuraidar Agus - Perilaku Kesantunan Wanita dan Pria Bugis Sebagai Representasi Norma Budaya Pangadereng Bahagian II ARKEOLOGI, KEBUDAYAAN DAN WARISAN Khalila Ilia Ismail & Mohd Faizal Musa - Makanan Dalam Pembayang Pantun Melayu Berdasarkan Kumpulan Kurik Kundi MPengamatan Awal Azni Hanim Hamzah, Salina Abdul Manan & Noor Hafiza Ismail - Keunikan Motif Melayu Dalam Kain Tenun Pahang Noor Hafiza Ismail, Hamdzun Haron, Zuliskandar Ramli, Salina Abdul Manan & Azni Hanim Hamzah - Motif Ukiran Kayu Pada Mimbar Masjid Terengganu Ahmad Helmi Mohd Mukhtar, Nik Hassan Shuhaimi Nik Abd. Rahman, Zuliskandar Ramli, Mohd Rohaizat Abdul Wahab, Ros Mahwati Ahmad Zakaria, Hasnira Hassan, Salina Abdul Manan, Norlelawaty Haron, Sharifah Nor Izzati Sayed Hasan & Mohd Shafiq Mohd Ali - Bentuk Dan Motif Batu Nisan Diraja Perak Salina Abdul Manan, Hamdzun Haron, Zuliskandar Ramli, Noor Hafiza Ismail, Norlelawaty Haron, Mohd Rohaizat Abdul Wahab, Ros Mahwati Ahmad Zakaria, Hasnira Hassan, Mohd Shafiq Mohd Ali & Azni Hanim Hamzah - Destar Warisan Negeri Sembilan Darul Khusus 20. Nurkhazilah Idris, Liza Marziana Haji Mohammad Noh, Shaliza Dasuki, Fazlina Mohd Radzi, Nurhasliza Abdullah & Nurhikmah Mat Yusof - Menyingkap Sisipan Elemen Tradisional Melayu di Kampung Cina Ros Mahwati Ahmad Zakaria, Nik Hassan Shuhaimi NZuliskandar Ramli, Mohd Rohaizat Abdul Wahab, Norlelawaty Haron, Ahmad Helmi Mohd Mukhtar, Hasnira Hassan & Salina Abdul Manan - Penggunaan Kain Kapas India Dalam Penjilidan Al-Quran Semenanjung Tanah Melayu 231 Mohd Rohaizat Abdul Wahab, Nik Hassan Shuhaimi Nik Abdul Rahman, Zuliskandar Ramli, Ros Mahwati Ahmad Zakaria, Ahmad Helmi Mohd Mukhtar, Hasnira Hassan, Norlelawaty Haron, Salina Abdul Manan & Mohd Shafiq Mohd Ali - Bentuk-Bentuk Bangau Pada Perahu Tradisional Di Pantai Timur Muhamad Shafiq Bin Mohd Ali, Zuliskandar Ramli, Mohd Rohaizat Abdul Wahab & Bambang budi Utomo â Analisis Sinar-X Berpendarflour XRF Dan Pembelauan Sinar-X XRD Bata Purba Di Candi Asem TLJ V Hamid Muhammad Isa - Muzium Di Malaysia Antara mendepani Cabaran Dan Pemerkasaan Jiwa Azlina Musa & Yusmilayati Yunos - Permainan Tradisi Berlaga Ayam Kajian Kes Di Kampung Pasir Mas, Kelantan Daeng Haliza Daeng Jamal, Zuliskandar Ramli & Mastor Surat - Penyesuaigunaan Semula Bangunan Bersejarah Di Malaysia Isu Dan Cabarannya Adnan Jusoh, Yunus Sauman, Khairi Ariffin, Zuliskandar Ramli & Nik Hassan Shuhaimi Nik Abdul Rahman - Loceng Gangsa Di Asia Tenggara Dan Kepentingannya Dalam Konteks Arkeologi Azharudin Mohamed Dali - Memburu Dan Menjerat Haiwan Di Tanah Melayu Antara Kebijakan Melayu Dan Kemegahan Kolonial Zuraidah Hassan, Zuliskandar Ramli & Farhana Abdullah - Penyelidikan Secara Lamgsung Dan Tidak Langsung Ke Atas Kepelbagaian Jenis Seramik Di Kedah Zainab Roslan & Zuliskandar Ramli - Prospek Pembangunan Pelancongan Warisan Di Bukit Jugra Dalam Perspektif Arkeo & Eko-Pelancongan Norlelawaty Haron, Nik Hassan Shuhaimi Nik Abdul Rahman, Zuliskandar Ramli, Mohd Rohaizat Abdul Wahab, Ahmad Helmi Mohd Mukhtar, Hasnira Hassan, Ros Mahwati Ahmad Zakaria, Salina Abdul Manan & Mohd Shafiq Mohd Ali - Kajian Terhadap Penggunaan Bahan, Teknik Pembuatan Dan Motif Pada Blok Batik Zalikha Binti Bahari â Perkembangan Industri penanaman Kelapa Di negeri-Negeri Melayu Bersekutu 1850-1930 Satu Kajian Awal Sharifah Nur Izzati Sayed Hasan, Zuliskandar Ramli, Hamdzun Haron, Hasnira Hassan, Ros Mahwati Ahmad Zakaria, Mohd Rohaizat Abdul Wahab, Ahmad Helmi Muktar, Norlelawaty Haron, Salina Abdul Manan & mohd Shafiq Mohd Ali - Reka Bentuk Manik di Sabah Dan Sarawak Muhammad Tarmizi Hasni, Nik Hassan Shuhaimi Nik Abd. Rahman & Zuliskandar Ramli - Sungai Mas Pusat Pentadbiran Maritim Dan Interpot Utama Lembah Bujang Toto Widyarsono â The Collection of Artistsâ Archive Through Oral History Indonesian Experience Mohamed Razeef Bin Abdul Razak, Azahar Bin harun & Dzul Haimi bin Md. Zain â Wang Kertas Malaysia Siri Pertama Sabagai Simbol Sebuah Negara Merdeka Noor Aisyah Mokhtar, Nik Hassan Shuhaimi Nik Abdul Rahman & Kamarul Afizi Kosman â Kewujudan Kota Melayu Melaka Zulkfli bin Md Yusoff, Zul Haimi Bin Md Zain & Arbaâiyah Binti Ab. Aziz - Rupa Bentuk Dan Ragam Hias Pada Artifak Tradisi Melayu Kukuran- Kajian Kes Di Muzium Negara Fahrijah Faisal & Mastor Surat â Perwatakan Seni Bina Warisan Banjar Di Kalimantan Selatan- Indonesia Bahagian III FALSAFAH, KESENIAN & TEKNOLOGI Hasnira Hassan - Pemikiran Reka Betuk Dalam Kalangan Seniman Naskhah Al-Quran Kilau Gaya Terengganu Yakob Jati Yulianto - Seni Gejog Lesung Penyediaan Ruang Interaksi Saiful Akram Bin Che Cob AB Ghafar - Visualisasi Imej Dan Identiti Bangsa Melayu Pada Visual Propaganda Sewaktu Pendudukan Jepun Di Malaya, 1942-1945 H. M. Zainuddin Daulay - Inter- Religious Followersâ Tolerance In Indonesia The New Orderâs Policy Toward Inter- 1967-1998 Agussani, Syafrizal & Rodi Wahyudi - Integriti Sosial Dan Pemerkasaan Pendidikan Kajian Kes Penerokaan Am Di Kawasan TranTapung, Kampar Riau Moh. Taufiqul Hakim - Estetika Di Dalam Hikayat Malim Deman Mohd Faizal Bin Musa - Hak Asasi Manusia Dalam Pepatah Minang Liliy Salwani Binti Razali & Shaiful Bahri Md. Radzi - Unsur Maritim Dalam Sastera Rakyat Berbentuk Puisi Satu Wacana Berdasarkan Pengangkutan Air Mastor Surat - Rangkakerja Pemikiran Seni Bina Islam Di Malaysia Satu Penilaian Semula Abd. Rahman Bin Ismail & Nik Hassan Shuhaimi Nik Abdul Rahman - Sifat Taat Setia Pendekar Melayu Bahagian IV ALAM SEKITAR, EKOLOGI & MASYARAKAT Fauziah Che Leh, Mohd Nasuhairee Abdull Manaf, Mohd Hairy Ibrahim, Khairi Ariffin & Baharudin Omar - The Need And Significance of Place Identity of Tourism Sector In Small Towns In Perak State A Case Study of Teluk Intan And Batu Gajah, Perak Ahmad Jaffri Bin Ahmad Zaini & Mohd bin Samsuddin - Perkhidmatan Awam Malaysia Tranformasi Dari Perkhidmatan Awam Kolonial Ke Perkhidmatan Awam Untuk Tanah Air 1786-1957 Muhlis Hadrawi, Ding Chong Ming & Rahilah Omar - Integrasi Perkahwinan Orang Melayu Dan Elit Bugis Di Kerajaan Tanete Sulawesi Selatan Haliadi, Nordin Hussen & Ahmad Ali Bin Seman - Sistem Pendidikan Melahirkan Golongan Elit Di Sulawesi Tengah 1904-1950 Ernie Zahdina Binti Hj Md Seruddin & Chong Shin - Pantang Larang Dalam Aktiviti Penanaman Padi Suku Kedayan Analisis Semantik Pragmatik Hanafie Suleman, M. A â Menembus Keterisolasian, Membangun Interaksi Studi Tentang Dinamika Masyarakat Poso Pada Awal Abad Ke-20 Syafrizal, Rahimah Abdul Aziz & Agussani - Polisi Transmigrasi Dan Proses Ubahsuai Identiti orang OCU Perspektif Hubungn Majoriti- Minoriti Di Tapung Main Rindam & Fatan Hamamah Yahaya - Ekotorism Petempatan Orang Asli Di lenggong , Perak Analisis SWOT C Bahagian V SEJARAH, POLITIK DAN HUBUNGAN ANTARABANGSA Johny A. Khusyairi â Urban Javanese Christians In Colonial Java An Introductory Explanation Lukman Nadjamuddin â The maritime Ruller of Moutong; Tombolotutu A Study of Local Resistance Against Imperialism Mohd Al-Adib Samuri & Nik Nur Farhana Binti Sulaiman â Pendekatan Mahkamah Syariah Terhadap Keganasan Rumah Tangga Dalam Kes Matrimonial Mohd Faidz Bin Mohd Zain, Samsu Adabi bin Mamat Dan & Junaidi Awang Besar â Pilihan Raya Kecil Kawasan Dewan Undangan Negeri DUN Pengkalan Kubor, Kelantan Satu Analisis Terhadap Pola Pengundi Etnik Melayu Shuwaibah Bt Rasidi - Negeri Raman Dari Perspektif Sejarah Sejarah Awal Dan Pelebaran Kuasa H. Muhammad Bahar Akkase Teng - Islam dan Peradaban Di Wilayah Tanah Mandar Sulawesi Barat Dalam Perspektif Sejarah Kandar â Pemogokan Pekerja Pemerintah Cirebon 1952 Satu Kajian Peran SOBSI Dalam Pergerakan Pekerjaan Di Indonesia Ahamad Jamaâamin Bin Yang & Izuan Bin Razali - Pemaknaan Kuasa Dalam Kepimpinan Politik Melayu Di Malaysia Suatau Interpretasi Sejarah Nurul Izzati Binti Md. Mustafa, Adnan Jusoh, Khairi Ariffin, Nabir Abdullah & Kamal Kamaruddin â Peranan Dan Hubungan Gajah Dengan Masyarakat Di Tanah Melayu Dari Zaman Pra-Kolonial Hingga Kemasukan kuasa British Murni Deraman & Ahmad Kamal Ariffin Bin Mohd Rus â Perjuangan Memartabatkan Bahasa Kebangsaan 1957-1969 Haryati Hasan & Khazin Mohd Tamrin â Laporan MAIK Mengenai Masalah Sosial Di Kelantan Sebelum Perang Dunia Kedua Fazlina Mohd Radzi, Shaliza Dasuki & Nurkhazilah Idris â Kartun Editorial Melayu Pasca Pilihan Raya Umum 2008 Rupa, Jiwa Dan Kritikan Junaidi Awang Besar, Rosmadi Fauzi, Amer Saifude Ghazali, Mohd Faidz Mohd Zain & Muhammad Hazim Abdul Ghazali â Pilihan Raya Umum 2013 Kajian Kes Di Program Perumahan Rakyat PPR Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur Ridayani Simanjuntak & Mohd Samsudin - Peranan Malik Dalam Hubungan Indonesia-Malaysia 1955-1978 Mohd Anis Abdul Samad & Zuliskandar Ramli - Bentuk dan Hiasan Rehal Satu Tinjauan Umum Shah Alam - Urbanisation In Sriksetra, Ca Fifth To Ninth Centuries Form, Function, Continuity And Change. Khalid Jusoh, Teo Kok Seong & Mohd Samsudin - Perkembangan Kepimpinan Penghulu di Negeri Johor Tahun 1862-2012 Sivarajan Ponniah & Mohd Kasturi Nor Abd Aziz - Pentadbiran Mukim di Alam Melayu Pengaruh British dan Penglibatan Penghulu Dalam Pentadbiran Mukim di Kedah 1770-1941 Prosiding Seminar Antarabangsa Ke-3 Arkeologi, Sejarah dan Budaya di Alam Melayu REKA BENTUK MANIK DI SABAH DAN SARAWAK SHARIFAH NUR IZZATI SAYED HASAN, ZULISKANDAR RAMLI, HAMDZUN HARON, NOOR HAFIZA ISMAIL, NORLELAWATI HARON, SALINA ABDUL MANAN, MOHD ROHAIZAT ABDUL WAHAB, ROS MAHWATI AHMAD ZAKARIA, AHMAD HELMI MOHD MUKHTAR & MOHD SYAFIQ ALI Institut Alam Dan Tamadun Melayu ATMA Universiti Kebangsaan Malaysia izzi_izzati ABSTRAK Manik merupakan warisan berharga yang diwarisi turun temurun sebagai harta pusaka keluarga bagi kaum peribumi Sabah dan Sarawak. Manik mempunyai keindahan dari segi reka bentuk dan warnanya. Setiap jenis manik mempunyai reka bentuk dan fungsi yang tersendiri mengikut sosio-budaya kaum. Sesetengah manik dianggap sebagai azimat dan istimewa sebagai perantara yang penting untuk sesuatu upacara keagamaan mengikut kepercayaan dan adat resam yang diwarisi oleh masyarakat tertentu. Berdasarkan rekod-rekod arkeologi di Malaysia membuktikan bahawa manik merupakan sebahagian daripada komoditi dagangan utama suatu ketika dahulu berdasarkan jumpaan di tapak-tapak arkeologi. Manik yang dijumpai mempunyai persamaan dengan manik-manik yang ditemui di beberapa tempat di Asia Tenggara dan juga India Selatan, Afrika dan Mediterranean. Penulisan ini merujuk kepada reka bentuk manik di Sabah dan Sarawak dimana menghuraikan mengenai rupa bentuk, warna dan kegunaannya. Kata kunci Manik, reka bentuk, warna, fungsi. PENGENALAN Manik merupakan warisan peninggalan zaman dahulu dan masih lagi mempunyai nilai yang tinggi. Pembuatan manik pada zaman dahulu dihasilkan melalui kaedah tradisional dan ia merupakan hasil kraftangan yang telah lama wujud di dunia ini. Bahan yang digunakan dalam pembuatan manik ketika itu ialah biji buah-buahan, kulit siput atau kerang, kuku, gigi dan tulang binatang. Perkembangan yang pesat dalam bidang ilmu dan teknologi telah memberi perubahan terhadap pembuatan manik di mana manik telah dihasilkan menggunakan pelbagai bahan seperti tanah liat, batu, kaca, resin, lilin dan logam. Manik terrakota yang dijumpai di Gua Niah di Sarawak merupakan manik terawal yang berusia kira-kira 2500 â 1000 SM Zuliskandar et. Al 2013. Manik kaca dan manik batu separa berharga yang mula didagangkan di Nusantara dari zaman prasejarah akhir iaitu ketika zaman logam dalam anggaran 600 SM. Pada masa itu, manik digunakan dalam sistem barter sebagai bahan pertukaran dengan hasil hutan seperti kayu gaharu, kayu cendana, gading gajah, emas dan timah. Manik juga dipercayai dijadikan sebagai hadiah atau ganjaran. Kebanyakan alat perhiasan diri atau aksesori dihasilkan dengan 374 / Sharifah Nur Izzati Sayed Hasan et al. Prosiding Seminar Antarabangsa Ke-3 Arkeologi, Sejarah dan Budaya di Alam Melayu menggunakan manik malahan manik juga berfungsi sebagai mata wang, simbol magis, simbol status, hiasan dalam perkahwinan dan digunakan juga dalam upacara keagamaan. Manik kaca ataupun lebih dikenali manik Indo-Pasifik di katakan mula dihasilkan di Selatan India dalam anggaran 2400 tahun dahulu. Terdapat beberapa buah negara di dunia seperti Ghana, China, Indonesia, Thailand, Korea, Mali dan juga Malaysia telah dijumpai manik jenis kaca ini. Berdasarkan kepada jumpaan manik menunjukkan peranan masyarakat dahulu terutamanya di Selatan India mempunyai pengaruh yang luas di dalam memperdagangkan manik serta menyebarkan teknologi pembuatan manik ini ke seluruh dunia. Arikamedu merupakan bandar pelabuhan pusat pembuatan manik Indo-Pasifik. Francis 1988 ada menyatakan tentang penghasilan dan teknologi manik telah berkembang ke Thailand, Sri Langka, Indonesia, Malaysia dan Vietnam sekitar awal Masihi hingga abad ke 13 Masihi. Penghijrahan pengusaha-pengusaha manik ke negara ini berlaku seiring dengan perkembangan agama Hindu-Budhha. Menurut Zuliskandar et. Al 2001 jumpaan manik kaca pelbagai warna telah direkodkan di Gua Angin, Kota Gelanggi, Jerantut, Pahang. Beribu-ribu jumpaan manik di jumpai di Malaysia sekitar Sungai Mas, Kota Kuala Muda, Kuala Selinsing atau Pulau Kelumpang, Perak dan juga di Santubong, Sarawak. Kesemua lokasi tersebut merupakan pelabuhan yang pada awalnya berfungsi sebagai pelabuhan pengumpul atau pembekal bahan-bahan mentah yang berkembang ketika awal abad Masihi. Kemudiannya lokasi tersebut berkembang menjadi sebagai sebuah pelabuhan entrepot yang terkenal di Asia Tenggara pada abad ke-5 atau ke-6 Masihi terutamanya pelabuhan Sungai Mas dan Santubong. Seterusnya, Zuliskandar et. Al 2001 menyatakan bahawa pasaran manik dari China telah berkembang di Asia Tenggara sejak abad ke 12 Masihi, Sungai Mas di Kota Kuala Muda, Kedah juga merupakan salah satu pengeluar manik Indo-Pasifik di Asia Tenggara dalam anggaran abad ke 6 hingga 13 Masihi. Sungai Mas dan Santubong merupakan tempat berkembangnya ilmu sains dan teknologi serta sosio-budaya yang mempunyai identiti tersendiri yang berasaskan kearifan tempatan serta kearifan luar. Masyarakat Melayu di ketiga-tiga lokasi ini mempunyai kearifan yang tinggi di dalam penghasilan produk kraftangan seperti tembikar tanah dalam kuantiti yang besar sejak awal abad Masihi lagi. Jumpaan manik kaca monokrom di tapak pengebumian kayu balak di sekitar Sabah ialah di Gua Batu Tuluq, Agop Sarupi dan Melanta Tutup. Manik ini merupakan keluaran Asia Tenggara ataupun dari China. Ia boleh dibezakan berdasarkan teknik yang digunakan iaitu teknik tarik atau teknik gulung keluaran China. Contohnya manik teknik gulung ialah manik yang dijumpai di Fort Canning, Singapura. Menurut Harrison 1964 terdapat jumpaan manik kaca monokrom yang banyak di Bukit Maras, Santubong Sarawak yang merupakan salah satu tapak Proto-Sejarah di Borneo yang berkembang sekitar abad ke-7 hingga ke 11 Masihi. Artifak yang dijumpai yang berasosiasikan dengan tapak tersebut ialah jumpaan seramik Dinasti Tang dan seramik zaman Dinasti Song selain jumpaan imej Buddha yang ada gaya Gupta. REKA BENTUK MANIK Manik mempunyai pelbagai bentuk, motif dan warna. Walaupun masyarakat di Sabah dan Sarawak mempunyai kumpulan etnik yang berbeza dari segi kebudayaan tetapi masih mengekalkan penghasilan barangan berasaskan manik yang sama. Penghasilan sesuatu motif berkait rapat dengan adat resam yang diwarisi daripada pelbagai rumpun melayu Abdul Halim Nasir, 1986. Motif juga menjadi salah satu simbol dalam mengenali identiti sesuatu bangsa atau etnik tersebut. Kewujudan motif dapat dilihat hasil daripada proses pembentukan yang berlaku di dalam aktiviti pengulangan imej atau dikenali juga dari rupa-rupa bentuk yang kecil. Bentuk tersebut pula disusun secara berstruktur iaitu mengikut urutan yang telah ditetapkan sehingga membentuk satu reka corak Ismail Ibrahim, 2007. Sebagai contoh, sesuatu benda yang kecil dan seterusnya diulang beberapa kali mahupun banyak kali itu dipanggil sebagai motif, manakala bahagian yang dilihat secara menyeluruh pula dipanggil all overâ di dalam 375 Sharifah Nur Izzati Sayed Hasan et al. / Prosiding Seminar Antarabangsa Ke-3 Arkeologi, Sejarah dan Budaya di Alam Melayu sesuatu reka corak Otto G. Ocvirk, Robert E. Stinson, Philip R. Wigg, Robert O. Bone and David L. Cayton, 2009. Beberapa manik mempunyai fungsi dan kegunaannya yang tersendiri. Antara jenis-jenis manik yang dapat disenaraikan ialah i. Tahang Biru Dikenali oleh kaum Kelabit sebagai let barit, let bayung, let mitam, let silo, let toning, tube tak oleh kaum Kayan dan tolam oleh kaum Bidayuh Heidi Munan, 2001. Kacanya bersifat lut cahaya manakala tahap warnanya daripada biru gelap hinggalah hampir sama dengan biru kehijauan. Bentuknya seperti rahang dengan sisi yang sedikit cembung. Manik jenis ini biasanya ditemui di tapak kuno seperti Ur Heidi Munan, 2001. Manik ini sangat popular dan telah dihasilkan di beberapa tempat diseluruh dunia. Kaum Kelabit sangat menghargai manik ini yang mempunyai pelbagai nama bagi setiap manik yang berbeza walaupun dari segi kualiti. Menurut kaum Selakau di barat laut Sarawak dan Kalimantan, manik tersebut dianggap sebagai azimat yang dipakai oleh ibu yang sedang menyusukan bayi dan ia dipercayai dapat menguatkan fizikal dan kerohanian apabila bayi tersebut memegang rantai manik itu. Selain daripada itu, bidan-bidan juga mengikat seutas manik biru di pergelangan tangan ketika menyambut kelahiran bayi. Gambar 1 Tali pinggang yang menggunakan manik tahang biru ii. Kaca Biru Vaselin Kaum Melanau menggelar manik ini sebagai manik tilek, berwarna biru dan bersifat lut cahaya. Permukaannya kusam, berbentuk seperti sfera atau dwikon dan mempunyai lubang yang besar Heidi Munan, 2001. Selain menggunakan batu akik yang telah diikat sebagai petanda perkahwinan oleh kaum Melanau, malahan mereka juga menjadikan manik kaca biru vaselin ini sebagai salah satu manik yang digunakan di dalam upacara perkahwinan. Mereka juga percaya manik ini dapat menjadi pelindung kepada keluarga yang baru sahaja kehilangan ahli keluarga. Manik ini juga popular diseluruh Borneo dan kebiasaannya tidak dijadikan sebagai aksesori kerana ianya dianggap kuatâ oleh masyarakat tersebut dan mempunyai persamaan dengan manik yang dijumpai di Ban Chiang, Thailand. iii. Belitan Biru Berbentuk Sfera Manik ini dikenali sebagai manik binchu buhis oleh kaum Bidayuh, berwarna biru gelap atau biru kehijauan yang bersifat lut cahaya dan berbentuk sfera Heidi Munan, 2001. Kajian yang lebih teliti akan menyerlahkan lagi keunikan pembuatan manik ini. Paderi wanita dalam kaum 376 / Sharifah Nur Izzati Sayed Hasan et al. Prosiding Seminar Antarabangsa Ke-3 Arkeologi, Sejarah dan Budaya di Alam Melayu Bidayuh amat menghargai manik ini dan menggunakannya pada bahagian belakang rantai leher yang dikenali sebagai panggehâ yang dipercayai memiliki kuasa yang diikat bersama-sama kuku dan gigi binatang dan juga duit syiling lama. Mereka mempercayai manik ini dihasilkan oleh orang Cina pada zaman dahulu. . Gambar 2 Rantai orang perempuan yang dikenali sebagai panggeh yang mempunyai manik belitan biru berbentuk sfera iv. Bentuk Sfera Merah Bata Dikenali sebagai bunan oleh kaum Kayan, bau tina sia dan alet sia oleh kaum Lun Bawang dan let maâon oleh kaum Kelabit. Manik ini bersifat kaca legap, berwarna coklat kemerahan dan berbentuk seperti sfera. Bagi kaum Selakau, mereka menyimpan manik ini dan tidak memakainya kerana menganggapnya sebagai azimat untuk melindungi pemilik daripada mimpi-mimpi yang menakutkan. Bagi kaum wanita pula, mereka menggunakan manik ini di bahagian tepi dan belakang perhiasan kepala mereka ataupun diletakkan di tali pinggang. Dari segi rupa bentuk, manik ini kelihatan sama dengan logam kaca yang digunakan oleh mutisalah. Gambar 3 Manik berbentuk sfera merah bata v. Sfera Carnelian Sangat popular dikalangan kaum Kelabit sebagai lem pudam kora, berbentuk sfera dan bersifat kasar. Mempunyai warna coklat kemerahan yang berukuran seperti biji kacang yang boleh mencapai saiz melebihi 25 mm. Manik ini digunakan dalam pembuatan lilit kepala dan juga tali pinggang oleh kaum Tagal dan beberapa suku kaum lain di Sabah. Manakala di kawasan lain ianya dipakai sebagai rantai leher dan gelang tangan. Manik ini dianggap memiliki usia yang amat lama dan mempunyai kuasa yang boleh melindungi sesiapa sahaja yang memakainya. vi. Spindel Carnelian 377 Sharifah Nur Izzati Sayed Hasan et al. / Prosiding Seminar Antarabangsa Ke-3 Arkeologi, Sejarah dan Budaya di Alam Melayu Manik karnelian ini berwarna coklat kemerahan dan mempunyai bentuk dwikon yang panjang dan bersegi-segi. Dikenali sebagai aki oleh kaum Lun Bawang, marik pelaga oleh kaum Iban dan tong baâo buror maâun oleh kaum Kelabit Heidi Munan, 2001. Manik ini dijumpai di tapak-tapak arkeologi di Malaysia dan ianya masih digunakan sehingga kini. Manik ini digunakan di dalam pembuatan perhiasan kepala tradisional kaum Kelabit, lilit kepala kaum Tagal dan kaum Lun Bawang dan dalam selimpang peluru kaum Rungus. Bagi pembuatan pakaian pengantin daripada kaum Iban yang berasal dari daerah Kapit sebahagiannya dihasilkan menggunakan karnelian yang berbentuk bulat dan bersaiz panjang. Pada asalnya manik ini merupakan salah satu keluaran produk industri di India. Bagaimanapun industri manik di German Isar-Oberstein juga telah menghasilkan Spindel Carnelian dengan menggunakan batu yang dimport dari Brazil bagi pasaran negara jajahan yang mendapat keuntungan yang lumayan dalam kurun ke 19. Pada ketika itu manik tiruan yang dihasilkan daripada kaca Bohemia juga senang diperoleh. Pada akhir abad ke 19, manik ini tidak terhad kepada warna coklat dan merah sahaja malahan telah mempunyai pelbagai warna yang mempunyai saiz sepanjang 10 cm dan mudah ditemui di Sabah kerana terdapatnya hubungan perdagangan Syarikat Borneo Utara dengan pedagang-pedagang dari Jerman. Pada abad ke 19 juga berkemungkinan bekalan bahan mentah di Sarawak di bawa melalui Singapura. vii. Manik Straw Minuman Dalam kaum Lun Bawang dikenali sebagai bao tulang buror manakala kaum Kelabit memanggilnya baâo rawir. Manik ini mempunyai warna oren, legap, kaca licin berdinding nipis, bahagian tiubnya panjang dan nipis Heidi Munan, 2001. Manik ini digunakan untuk membuat perhiasan kepala kaum Kelabit manakala bagi kaum Lun Bawang pula menggunakannya sebagai rantai leher dan tali pinggang. Manik ini merupakan manik yang terawal dari zaman logam awal yang dijumpai di Gua Madai di Timur Sabah. Gambar 4 Manik straw minuman viii. Manik Cengkerang Besar Kaum Kelabit menggelar manik ini sebagai baâo ulum/ulub manakala kaum Lun Bawang menggelarnya sebagai tebalu. Manik ini digunakan untuk menghasilkan perhiasan kepala, tali pinggang dan juga tali leher. Kaum Kelabit dan Kaum Lun Bawang menyatakan bahawa asal usul manik ini adalah datang dari Brunei. Manik ini dipamerkan di Muzium Sawarak yang 378 / Sharifah Nur Izzati Sayed Hasan et al. Prosiding Seminar Antarabangsa Ke-3 Arkeologi, Sejarah dan Budaya di Alam Melayu bersaiz melebihi 10 cm panjang dan merupakan hiasan leher yang amat berat serta jarang ditemui. Gambar 5 Manik cengkerang besar KESIMPULAN Manik mempunyai pelbagai bentuk dan warna. Pada zaman dahulu, manik sangat penting dalam kehidupan masyarakat Sabah dan Sarawak terutamanya dalam sosio-budaya setiap kaum. Manik mempunyai fungsi dan kegunaan yang berbeza mengikut kaum dan kepercayaan masing-masing. Manik mempunyai nilai yang tinggi berdasarkan keunikan bentuk di mana mempunyai nilai yang sama seperti emas dan boleh digunakan untuk menampung perbelanjaan apabila diperlukan. Ada sesetengah masyarakat mengganggap manik terlalu berharga untuk diperdagangkan kerana dianggap sebagai azimat dan juga dijadikan sebagai warisan turun temurun dalam sesebuah keluarga. Walau bagaimanapun manik sentiasa memainkan peranan yang penting serta kunikan rupa bentuknya menjadikan manik sentiasa dihargai sehingga kini. RUJUKAN Abdul Halim Nasir. 1986. Ukiran Kayu Melayu Tradisi. Kuala Lumpur Dewan Bahasa dan Pustaka. Francis, Peter, Jr. 1988. Glass Beads in Asia, Part 1 Introduction. Asians Perspectives, 28 1 â 21. Harrison, T. 1964. Monochrome Glass Beads From Malaysia and elsewhere. MAN 6437 â 41. Heidi Munan. 2001. Kaitan Manik Mengimbas Manik Borneo .Kuala Lumpur Petronas. Heidi Munan. 2005. Beads Of Borneo. Singapore Editions Didier Millet Ptd Ltd. Ismail Ibrahim. 2007. Warisan Motif Dan Corak Etnik Sabah. Ed. 4. Universiti Malaysia Sabah. Zuliskandar Ramli. Mohd Zobir Hussein, Asmah Yahya & Zulkifli Jaafar. 2001. Chemical Analysis Of Pre History Pottery Sherds Found at Gua Angin, Kota Gelanggi Complex, Jerantut, Pahang, Malaysia. Jurnal Arkeologi Malaysia. 14. Zuliskandar Ramli. Rashid Mamat. Nik Hassan Shuhaimi Nik Abd. Rahman. Adnan Jusoh & Yunus Sauman. 2013. Arkeologi Terengganu Membelah Bumi Mencari Jati Diri. Terengganu Lembaga Muzium Negeri Terengganu. ResearchGate has not been able to resolve any citations for this Of Borneo. Singapore Editions Didier Millet Ptd LtdHeidi MunanHeidi Munan. 2005. Beads Of Borneo. Singapore Editions Didier Millet Ptd Motif Dan Corak Etnik SabahIsmail IbrahimIsmail Ibrahim. 2007. Warisan Motif Dan Corak Etnik Sabah. Ed. 4. Universiti Malaysia Manik Mengimbas Manik BorneoHeidi MunanHeidi Munan. 2001. Kaitan Manik Mengimbas Manik Lumpur Halim NasirAbdul Halim Nasir. 1986. Ukiran Kayu Melayu Tradisi. Kuala Lumpur Dewan Bahasa dan Pustaka. 1 Perawatan sehari-hari. Setiap hari, wajah kamu terpapar sinar matahari atau terkena polusi yang mungkin bisa menyebabkan timbulnya masalah pada kulit. Maka dari itu, bersihkanlah wajahmu setiap hari. Berikut adalah jenis-jenis produk kosmetik perawatan yang bisa kamu gunakan sehari-hari! a. Pembersih.
Secara garis besar pengguna manik-manik terbagi menjadi dua kelompok 1. Desain dulu, baru Manik-Maniknya Beberapa orang mendesain aksesoris/karyanya terlebih dahulu, untuk kemudian berburu manik yang sesuai dengan desain yang telah dibuat tersebut.
N domestik sesetengah kes seperti manik millefiori dan cloisonnĂ© pelbagai kategori kelihatannya bertindih dengan bentuk yang tukar. 1Pilih ukuran gorong-gorong yang baik sepatutnya manik-manik bukan rusak momen dimasukan pada benang penguntai. Dompet Dengan Kombinasi Tren Timur Tengah Tradisional Yang Dipercantik Dengan Manik Manik Ini Dibuat Dengan Ukuran Lautan Nan Seia Dompet Manik Manik Manik Kembali dari kristal berlian imitasi senyawa dan stainless steel diversifikasi jenis manikDan apakah tipe varietas manik tersebut pria anak-anak atau upik. Jenis manik manik dan fungsinya. Jahitan manik baju lingkung moden terkini 5 jenis manik yang trending manik ialah incaran budaya yang memiliki keistimewaan. Terdapat 4992 penyuplai varietas jenis manik sebagian besar berlokasi di Asia. Diversifikasi sasaran tersebut secara umum dapat dibedakan riil sasaran. Tapi harganya bertambah mahal made in. Terdapat beberapa jenis Manik Mutiara Pearl iaitu ABS Glass dan Mutiara air masintawar. â sesuai untuk sesetengah jahitan manik. Best on top sales ialah manik Jepunterdapat bilang keunggulan di pasaran seperti mana Mayuki Mayuku MGB Apple dllManik bulat round beads manik ini selalu dibuat di renjisan pengunci dalam jengkal crumbles sesuai bagi semua. Selain teksturnya lebih renik kualitasnya pula jauh bertambah bagus dari buatan China. â terletak sejumlah saiz dan warna. Jadinya memang makin lux dan mewah tapi tanpa pengaman kain halusbusa di dalamnya maka resiko retak pecah ataupun betok saat terjadi linu juga akan jadi jauh bertambah besar. Aneka ragam manik-manik ragam jenis dan ide-ide bakir cak bagi eksploitasi merjan dalam biji zakar karya tangan kita. Kerang tulang gigi anjing kayu xilan biji-bijian merjan terakota keramik logam kaca dan batu. Manik menghampari dengan warna segala pun selengkapnya hanya dari. Yelaa kena jahit lace dahulu baru boleh jahit maniknya. Selain digunakan cak bagi dijadikan aksesori privat membuat bunga telur kalung dan macam-macam lagi Manik Mutiara pun menjadi pilihan peminat penjahit manik gaun. Manik dapat dibahagikan kepada beberapa jenis kategori yang bertindih berdasarkan kriteria yang berbeza seperti bahan yang menghasilkannya proses nan digunakan dalam pembuatannya bekas alias tempoh asal corak permukaannya atau rajah masyarakat mereka. Kromomer ini merupakan suatu struktur yang berbentuk manik-manik yang merupakan akumulasi dari materi kromatid yang sekali-kali akan terlihat pada pembelahan masa interfase. Terwalak sejumlah jenama di pasaran seperti Mayuki Mayuku MGB Apple dll. Rekaman Keberagaman JENIS MANIK Duhai Si Manik jenis manik manik dan fungsinya 14 03 2022 reka design pada leher dan hujung tangan 2 Pakej jahitan manic sampai mahir RM500 4sesi 16JAM Bahan target nan disediakan Nota Pelbagai jenis Manik Lepasan isi manik 1 kemasan Jarum manik saiz no 12 Benang nirmala basic Kain kosong Jenis jenis cara kerja Jahitan manic basic Jahitan manic lurus. Kembali berasal dekorasi kondominium art tertagih jenis jenis manik kristalDan apakah variasi spesies manik kristal tersebut lanang anak-anak atau unisex. Tidak hanya berfungsi sebagai kancah bikin membawa barang dan organ tas kini pula berfungsi sebagai penunjang penampilan. Apalagi spesies perhiasan dari manik-manik beads nan hadir dengan banyak sekali perbuatan corak dan ukuran. Manik silinder manik 2 cut. Dan dironce menjadi satu perhiasan maupun menghiasi suatu benda. Anda pula dapat memilih berasal bola geometris jenis jenis manik. Melalui data manik-manik dapat mendedahkan dan bercerita banyak tentang bermacam rupa hal antara bukan berkenan dengan aspek. Manik Loklok Pearl. Biasanya kalau buat perhiasan manik-manik kebanyakan mempekerjakan manik pasir dari China karena harganya memang relatif murah habis yang tiruan Jepang biasanya di pakai misal hiasan lega kebaya. Barang yang identik dengan wanita ini n kepunyaan berbagai jenis kerangka dan fungsinya yang farik-beda. Pada kromosom yang telah maupun sudah mengalami pembelahan berkali-kalijuga rata-rata kromomer tersebut sangat jelas akan kelihatan. Negara alias kewedanan nan memasok paling banyak adalah Cina India dan Jepang yang sendirisendiri menyuplai 89 9 dan 1 dari jenis tipe manik. 3 Pilih Bungkusan dengan dimensi yang Pas dan Daya guna Idealnya kemasan nan kita pilih mempunyai ukuran nan fixedsesuai dengan produk yang kita jual. Ianya lagi menclok dengan pelbagai saiz dan warna. Tapi kalau produk yang kita jual memiliki keragaman weh. Manik-manik tersebut terdiri dari berbagai ragam bahan sama dengan. Selain memilih warna perhiasan nan dapat digunakan puas banyak kesempatan Anda juga perlu memerhatikan beberapa hal di dasar ini. Best on top sales ialah manik Jepun. Pula gunakan kaedah pewarnaan yang berbeza. Terletak 413 penyuplai jenis macam manik kristal sebagian besar berlokasi di Asia. Penghunian gagasan teknologi bazar perindustrian apresiasi seni pengaturan sosial dan asisten magis-religius. Pula kita membedakan manik pasir pecah kualitas terserah yang dari China dan Jepang. 22 Mengenal pasti fungsi alatan dan bahan manik 23 Mengenal pasti kemahiran from BIO 1 at Universiti Tun Hussein Onn Malaysia. Manik tabung manik 2 cut sesuai bagi sesetengah jahitan manik terwalak bilang saiz dan rona terletak beberapa jenis iaitu manik bundar dari jepun taiwan korea china. Sejumlah pesiaran penelitian arkeologi menyebutkan bahwa temuan manik-manik tertua berbahan kerang yang ditemukan di. Jenis manik dan manik boleh dilihat berusul kesan nan digunakan untuk mencipta kecemerlangan unik. Anda juga dapat mengidas bermula geometris bola dan panah variasi diversifikasi manik batu belanda. â terletak sejumlah jenis iaitu manik bulat terbit jepun taiwan korea china. Negara maupun wilayah yang memasok paling banyak adalah Cina India dan Taiwan Cina nan per menyuplai 92 2 dan 1 dari jenis jenis manik. Warna boleh menjadi matte mengilat ibu mutiara logam dan petrol. Simak mengenai 20 jenis tas beserta fungsinya nan dirangkum dari berbagai sumber berikut ini. Jual Gelang Tasbih Kayu Cendana 085743842114 Whatsapp Tasbih Kerokot Merunggai Tasbih Digital Di Karawang 0857 4384 2114 Wa Tasbih Pirus Merah Harga Tasbih Akar Bahar O85743842114 Wa Tasbih Souvenir Akad nikah Pernikahan Mengenal Variasi Payet Manik Manik Dan Fungsinya Youtube Manik Manik Payet Manik Fptwk8pj1rtvum Toko Barang Lama Mistik Keris Buntat Geliga Rayuan Permata Kebal Bendera Ghaib Gelang 10 Tipe Teras Sejati Beaded Bracelets Beaded Necklace Beaded Rencana Gelang Dari Manik Manik Bilang-bilang Manik Tridatu Download Kursus Basic Membuat Kalung Gelang Manik Manik Download Bilang-bilang Manik Gelang Manik Gambar Kocek Dengan Relasi Kecenderungan Timur Tengah Tradisional Nan Dipercantik Dengan Manik Manik Ini Dibuat Dengan Ukuran Besar Yang Cocok Kocek Manik Manik Manik Mainan Anak Kayu Catat Drawing Board Dekak-dekak Belajar Mainan Mainan Edukasi Gambar Bilang-bilang Tungkai Manik Us 1 34 50 Off Bohemian Intan imitasi Manik Manik Bilang-bilang Suku Set Fashion Buatan Tangan Pergelangan Kaki Kerokot U Gelang Tungkai Kerokot Suku Kaidah Testimoni Kayu Stigi Nirmala Tiang Bertuah Stigi Merupakan Keseleo Satu Jenis Gawang Langka Yang Paling Dicari Dan Yakni Kayu Bertuah Yang Punya Banya Kalung Zakiah Pin Di Things To Wear Mandu Payet Rangkai Swarovski Minimum Simple Cak bagi Pemula Ryana Beading Payet Kursus Youtube Payet Model Busana Raja sehari Tabur Batu Mutu Kristal N Payet Payet Kristal Inspirasi Tasbih 33 Kombinasi Papan Stigi Dewadaru Kalimasada Ceria Karimunjawa Manik Manik Lugu Manik Mirela Brooch Desainnya Nan Feminin Simpel Dan Elegan Boleh Menciptakan menjadikan Penampilan Berhijabmu Kaprikornus Semakin Cantik Kurnia Brooch Feminin Pencucuk Pentul Jarum biku Rantai Bandul Kayu Stigi Karimunjawa Liontin Kayu Bertuah Dari Kayu Stigi Ini Berbeda Jikalau Dibandingkan Dengan Kayu Lainnya Kayu Liontin Kalung Liontin Kalung Tas Tangan Dengan Desain Bineka Seleksian Unik Ini Dilengkapi Dengan Manik Manik Yang Tersebar Dan Juga Membentuk Motif Floral Yang Tas Tas Tangan Tas Makan besar Aksesoris Simple Nan Menampakkan Kilau Elegan Ini Dibuat Dari Kokka Yaitu Jenis Kayu Berkualitas Yang Disebut Misal Keseleo Satu Mater Cincin Aksesoris Warna
Wawancaradan observasi digunakan oleh peneliti untuk menganalisis masalah yang ada dan kuesioner digunakan untuk menganalisis kebutuhan. 1) Hasil Wawancara dengan Guru . Peneliti melakukan wawancara di SD Kanisius Notoyudan, SD Negeri Caturtunggal 4 dan SD Negeri Kentungan. Wawancara tersebut dilakukan dengan pedoman berupa kisi-kisi yang